2.500 JEMBATAN & 70 RIBU SEKOLAH! PRABOWO: INI BUKTI NEGARA HADIR SAMPAI KE DESA TERAKHIR

Dana Desa Rp1 Miliar/Tahun Digenjot, Target 100 Ribu Sekolah Rampung 2027

JAKARTA – PelitaSemesta.com – Hampir 2 tahun memimpin, Presiden Prabowo Subianto menegaskan negara tidak boleh lagi hanya “hadir di Jakarta”. Bukti nyatanya: 2.500 jembatan desa* sudah dibangun dan 70.000 sekolah* sedang direnovasi serentak di seluruh Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat peluncuran 10 buku karya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

“Selama ini orang desa harus muter 5 km karena sungainya nggak ada jembatan. Anak sekolah belajar di kelas bocor. Sekarang kita hentikan. Kita sudah mendekati 2.500 jembatan di seluruh desa-desa Indonesia,” tegas Prabowo.

 

Dana Desa Jadi Senjata: Rp1 Miliar/Desa/Tahun

Presiden menyebut kunci percepatan ada di Dana Desa yang sudah berjalan 10 tahun. Dengan alokasi Rp1 miliar per desa per tahun, kepala desa kini punya kuasa langsung membangun sesuai kebutuhan.

“Jembatan di desa rata-rata Rp400 juta sampai Rp800 juta. Yang besar Rp2 miliar, Rp3 miliar. Uangnya ada di desa. Tinggal niat dan awasi biar nggak dikorup,” ujar Prabowo.

Dengan jembatan baru, akses petani ke pasar, anak ke sekolah, dan warga ke puskesmas jadi lebih cepat. Ekonomi desa dipastikan bergerak.

Gebrakan Pendidikan: 70 Ribu Sekolah Diperbaiki, 100 Ribu Target 2027

Selain infrastruktur, Prabowo juga menyorot pendidikan. Hingga akhir 2026, pemerintah menargetkan 70.000 sekolah selesai direvitalisasi. Dan 2027, angkanya tembus 100.000 sekolah.

“Tiga tahun ke depan, semua sekolah di Indonesia akan kita perbaiki. Tidak ada lagi anak bangsa belajar di bawah atap bocor dan bangku patah. Ini soal martabat bangsa,” katanya.

Langkah ini jadi jawaban atas puluhan tahun ketimpangan fasilitas pendidikan antara kota dan desa.

Apresiasi ke Menteri: Kerja untuk Rakyat, Bukan untuk Pencitraan*

Prabowo juga memuji kinerja para menteri Kabinet Merah Putih yang dinilai berani dan berpihak ke rakyat.

“Saya lihat hampir semua menteri punya percaya diri, orientasi kepada kebenaran, orientasi kepada rakyat. Dengan kerja sama dan kerja keras seperti ini, kita akan bergerak lebih cepat lagi,” pungkasnya.

Bagi Prabowo, capaian 2.500 jembatan dan 70 ribu sekolah bukan sekadar angka. Ini bukti bahwa APBN dan Dana Desa benar-benar turun ke bawah*, bukan berhenti di kantor.

Pesan Presiden:

Pembangunan tidak boleh berhenti di jalan tol dan gedung tinggi. Pembangunan sejati dimulai dari jembatan di desa dan atap sekolah anak-anak kita.( DTT)

 

 

-    -    -