“BARU 10 HARI JADI KADIS, NUR AINI DEWI BLOKIR WARTAWAN SOAL PROYEK RP298 JUTA RETAK”

#CopotKadisArogan  #AuditProyek298Juta #TapselButuhTransparansi

TAPANULI SELATAN – PelitaSemesta.com – Baru seumur jagung duduk di kursi empuk Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UMKM Tapanuli Selatan, Nur Aini Dewi sudah membuat “prestasi”.

Bukan prestasi kerja. Tapi prestasi ANTIKRITIK.

Hitungannya baru 10 hari dilantik, 10 Agustus 2026. Tapi gayanya sudah seperti pejabat 10 tahun kebal sorotan.

Buktinya? Proyek Rp298,8 Juta APBD 2026 di Gedung Promosi Tapsel baru dikerjakan, lantainya sudah retak-retak. Dan saat ditanya wartawan milih bungkam, Blokir.

 

KRONOLOGI AROGAN PEJABAT BARU

Kontrak proyek “Pemeliharaan Gedung Promosi” ditandatangani 19 Agustus 2026. Pemenangnya *CV Naramon Fajri. Nilai: Rp298.800.000*. Masa kerja: 60 hari.

Dana dari mana? UANG RAKYAT. APBD 2026.

Tapi belum juga selesai, di lapangan lantai sudah pecah-pecah. Ini Gedung Promosi atau Gedung Retak?

Wartawan yang bertanya baik-baik soal mutu pekerjaan justru dapat “jawaban” pahit: BLOKIR WA.

Pesan sudah dibaca. Tapi tidak dibalas. Nomor langsung hilang. Pintu ditutup.

 

INI BUKAN SOAL LANTAI RETAK. INI SOAL MENTAL PEJABAT

Yang dipertanyakan bukan dapur pribadi Bu Kadis. Yang dipertanyakan adalah Rp298,8 Juta UANG PAJAK RAKYAT TAPSAL.

Seorang Kepala Dinas itu pelayan publik. Gajinya dari pajak. Mobil dinasnya dari pajak. Kursinya dari pajak.

Lalu saat rakyat bertanya lewat wartawan, jawabannya pemblokiran?

Ini bukan keterbukaan. Ini arogansi kekuasaan.

Retakan di lantai gedung masih bisa diaspal ulang. Tapi retakan kepercayaan publik yang baru 10 hari menjabat sudah retak, itu mau ditambal pakai apa Bu Kadis?

 

TUNTUTAN KAMI

1.BUPATI TAPSAL harus panggil dan evaluasi Nur Aini Dewi. Pejabat publik yang alergi kritik tidak layak memimpin.

2.INSPEKTORAT & KEJARI TAPSAL turun audit proyek Rp298,8 Juta ini. Ada apa dengan CV Naramon Fajri dan kualitas kerjanya?

3.BUKA BLOKIR. Hadapi wartawan. Jelaskan ke publik. Jangan sembunyi di balik pemblokiran WA.

“Jangan karena baru 10 hari jadi pejabat, lupa kalau 5 tahun ke depan digaji rakyat”

Tapsel butuh pejabat yang kerja, bukan pejabat yang alergi disorot. (DTT)

 

#CopotKadisArogan

#AuditProyek298Juta

#TapselButuhTransparansi

 

-    -    -