LIRA Kejar Oknum Penggelapan Beras Bantuan Pasca Bencana Di Tapanuli Selatan

Bisa jadi tanda tangan saya dipalsukan

TAPANULI SELATAN – PelitaSemesta.com – Masyarakat Terdampak bencana Banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara.

Disinyalir warga di beberapa desa tidak mendapatkan Bantuan dari Pemerintah, berupa Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Sekretaris DPD Lira Tabagsel Marahalim Harahap menjelaskan investigasi lanjutan yang dilakukan, di Dusun 6 Lobu Jelok Desa Parsalakan kecamatan Angkola barat, juga di temukan warga yang tidak kebagian bantuan.

” Kemarin kami investigasi di dusun hutalambung dan hari ini Rabu (7/12/2026) kami investigasi di dusun Lobu jelok desa Parsalakan kami menemukan yang lebih parah diduga segelintir oknum menggelapkan beras bantuan pasca bencana untuk masyarakat, dari total lebih kurang 60 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak, ternyata hanya 16 KK yang menerima bantuan CPP Beras Pasca Bencana ” Terang Marahalim dengan nada kesal.

Hanafi salah satu warga mengaku ada nama dan tanda tangannya, namun tidak menerima bantuan beras di maksud.

” Nama saya dan tanda tangannya ada, tetapi saya tidak menerima bantuan pasca bencana, bisa jadi tanda tangan saya dipalsukan ” Ucap hanapi kepada awak media.

Terpisah ketua perkumpulan Waktu Indonesia Bergerak (WIB) Tapsel Burhanuddin Hutasuhut mengecam keras dugaan penggelapan bantuan pasca bencana tersebut.

” Jika memang Perangkat pemerintah di Angkola barat berani mempermainkan bantuan pasca bencana, sama halnya pelecehan terhadap kebijakan pemerintah, kami dengan tegas agar bapak Presiden prabowo subianto membentuk tim khusus, untuk menelusuri praktik praktik nakal pada penyaluran bantuan pasca bencana. jika terbukti, agar ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku di Indonesia ” Tegas Burhanuddin.

Hingga berita ini diterbitkan kepala desa parsalakan dan camat Angkola barat belum berhasil dijumpai dan belum ada keterangan resmi. ( SAA)

-    -    -