Investasi Hilirisasi RI Diproyeksikan Tembus Rp 10.057 Triliun

Helmi berharap proyek ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Indonesia

Jakarta — PelitaSemesta.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hilirisasi menjadi kunci transformasi ekonomi nasional. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam (SDA), menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta mewujudkan kedaulatan ekonomi Indonesia.

Melalui konsep “pohon industri”, pemerintah mewajibkan pengolahan bahan mentah, seperti nikel, batu bara, kelapa sawit, karet dan produk pertanian lainya, dilakukan di dalam negeri. Pendekatan ini menggeser paradigma dari eksportir bahan mentah menjadi produsen barang jadi dengan nilai tambah tinggi.

Hilirisasi diharapkan menjadi fondasi perubahan Indonesia dari negara berkembang menuju negara industri maju. Pemerintah menargetkan investasi untuk proyek-proyek hilirisasi dapat mencapai US 618 miliar atau setara dengan Rp 10.057 triliun (berdasarkan asumsi kurs Rp 16.280).

Sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo, Ketua Umum Rampas Setia 08, T. Helmi, menyatakan komitmen organisasinya untuk berada di garda terdepan mendukung proyek hilirisasi. Dalam keterangan pers di Cipayung, Jakarta, Minggu (5/4/2026), Helmi berharap proyek ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Indonesia serta mendorong peningkatan nilai tambah dalam negeri.(DTT)

 

-    -    -